Jumat, 30 September 2011

Review 14



ENGLISH FOR VOCATIONAL EDUCATION
Presenting at the Workshop of Teachers Professional Development
SMK MUHAMMADIYAH 3 KLATEN
Saturday 17 May and Friday 23 May 2008
By
Dr. Marsigit
Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Science,
the Yogyakarta State University
Review oleh: Felisitas Sayekti Purnama U (09301241007)
Pendidikan Matematika Subsidi 2009 di Universitas Negeri
Yogyakarta
(
http://felisitassayekti.blogspot.com)
Pendidikan kejuruan memiliki tujuan mempersiapkan peserta didik untuk berkarir berbasis di kegiatan manual atau praktis, pekerjaan atau panggilan. Dalam rangka untuk memenuhi pasar tenaga kerja, pemerintah Indonesia (GOI) semakin mendorong investasi pendidikan kejuruan melalui organisasi pelatihan yang didanai publik dan disubsidi, termasuk membangun SBI (Sekolah Bertaraf Internasional). Dalam rangka untuk melakukan standar internasional, SBI perlu didukung oleh staf pengajar berkualitas dan profesional, fasilitas, dan manajemen yang baik. Guru menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa untuk berkomunikasi di pendidikan kejuruan karena faktor kunci keberhasilan proses pembelajaran adalah komunikasi. Untuk meningkatkan kemampuan guru berbahasa Inggris, guru perlu:
1. Mengembangkan kurikulum dalam bahasa Inggris
2. Mengembangkan silabus dalam bahasa Inggris
3. Pengajaran mengembangkan konten dalam bahasa Inggris
4. Mengembangkan rencana pelajaran dalam bahasa Inggris
5. Mengembangkan lembar kerja siswa dalam bahasa Inggris
6. Mengembangkan sistem penilaian dalam bahasa Inggris
7. Melakukan pengajaran dalam bahasa Inggris
8. Berbagai interaksi dalam bahasa Inggris
9. Berbagai metode mengajar dalam bahasa Inggris
10. Berbagai media pengajaran dalam bahasa Inggris
11. Grup diskusi dalam bahasa Inggris
12. Memfasilitasi pembelajaran siswa dalam bahasa Inggris
13. Mempresentasikan hasil diskusi dalam bahasa Inggris
Agar pembelajaran dengan menggunakan bahasa Inggris di SMK berjalan lancar, maka perlu:
1.      Guru lancar berbahasa Inggris.
2.      Siswa diharapkan untuk berinteraksi dengan siswa lain untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
3.      Siswa harus diberi kesempatan yang cukup untuk mengembangkan konten pengajaran serta bahasa Inggris.
4.      Peran guru untuk memfasilitasi bahasa Inggris sebagai alat untuk berkomunikasi.
5.      Guru mendorong siswa untuk membiasakan berbicara dalam bahasa Inggris pada setiap kesempatan.
6.      Guru mengembangkan media dan alat bantu pengajaran yang mendukung isi pengajaran dalam bahasa Inggris.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar