Kamis, 22 September 2011

Review 8


Mathematics Teachers’ Professional
Development through Lesson Study
in Indonesia

by : Marsigit
The State University of Yogyakarta, Yogyakarta, INDONESIA
Received 10 June 2006; accepted 19January 2007

Review oleh: Felisitas Sayekti Purnama U (09301241007)
Pendidikan Matematika Subsidi 2009 di Universitas Negeri Yogyakarta

Pengamatan terhadap praktek mengajar matematika di sekolah mengindikasikan bahwa sebagian besar guru masih kesulitan dalam menjabarkan silabus dan siswa sulit mengerti mengenai materi yang diajarkan. Hal ini mendorong perlunya peningkatan profesional guru matematika melalui kegiatan lesson study.  Tujuan dari kegiatan Lesson Study adalah untuk memberikan kontribusi pada peningkatan pendidikan matematika sekunder dengan mengejar praktek mengajar matematika yang baik.
Kegiatan Lesson Study terbukti sangat efektif mendorong semangat siswa dalam pembelajaran matematika, membantu siswa untuk mengembangkan eksperimental dan diskusi keterampilan, dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan konsep ilmiah mereka sendiri. Dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme, para siswa dapat menemukan gaya terbaik mereka belajar. Kompetisi meningkat antara kelompok siswa dalam mempresentasikan hasil kerja mereka dan membela presentasi mereka. Hal ini mendorong siswa untuk belajar teori yang lebih mendalam. Sebagai hasil dari kegiatan Lesson Study, banyak bahan ajar telah dikembangkan baik oleh dosen atau guru. Hal ini menyebabkan proses belajar mengajar menjadi lebih efisien. Untuk meningkatkan pengajaran  matematika dan sains di Indonesia, perlu menyampaikan pesan yang jelas kepada pemerintah, guru, dan kepala sekolah.
Guru berharap agar pihak sekolah dan pemerintah mendukung pembangunan profesional para guru termasuk kesempatan untuk mendapatkan pelatihan, berpartisipasi dalam konferensi, dan klub guru. Kepala sekolah pun perlu berperan aktif yakni: membuat suasana yang baik untuk mengajar dan belajar, menerapkan berbagai metode dan sumber daya belajar, memberikan kesempatan bagi guru dan siswa untuk melakukan inisiatif mereka, mempromosikan pembelajaran kooperatif, mempromosikan penelitian kelas, mendukung guru untuk membuat kurikulum, mempromosikan ‘otonomi’ dalam model pengembangan kegiatan belajar mengajar, menerapkan manajemen berbasis sekolah, mendorong orang tua siswa berpartisipasi, dan mempromosikan kerjasama dengan lembaga pendidikan lainnya.
Untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika, pemerintah pusat perlu: mengimplementasikan kurikulum yang lebih cocok yaitu lebih sederhana dan fleksibel, mendefinisikan kembali peran guru, kepala sekolah, sekolah, pengawas,  meningkatkan otonomi guru untuk berinovasi dalam pembelajaran matematika, mempromosikan kolaborasi yang lebih baik antara sekolah dan universitas, mendefinisikan sistem evaluasi, memperpanjang proyek untuk mempromosikan paradigma baru, dan inovasi pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar